Kasihan! Dulu Kaya Raya, Sekarang Pasangan Ini Jadi Gelandangan

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Matikan AdBlock Kamu Untuk Fakta Unik Dunia

Roda kehidupan memang selalu berputar, kadang seseorang berada di atas, lalu secara tiba-tiba berubah seketika. Hanya orang-orang yang bisa menggunakan waktu dengan baik dan bijak yang bisa bertahan di posisi tersebut.

Sebuah kisah mengharukan datang dari sepasang suami istri bernama Marianne Friedman Foote (63) dengan suaminya yang bernama Frank (59). Sungguh sangat memprihatinkan kisah sepasang suami istri ini.

Mereka berdua dulunya adalah orang kaya, namun sesuatu membuat mereka menjadi gelandangan dan kehilangan harta dan kemewahan yang mereka miliki. Sebelum menjadi gelandangan, mereka berdua ini memiliki rumah mewah dan hidup enak.

Namun siapa sangka, sekarang mereka hanya bisa tidur di pinggir jalan hanya beralaskan kantong tidur saja, sungguh miris. Mungkin banyak orang yang tak percaya dengan kehidupan Fried saat ini . Pasalnya , Fried dulunya seorang wanita pewaris tahta seorang produsen tekstil kaya raya di Manhattan bernama Isidor Kaplan.

Kasihan! Dulu Kaya Raya, Sekarang Pasangan Ini Jadi Gelandangan

Friedman Foote dibesarkan di Park Avenue. Keluarganya memiliki bangunan Art Deco seluas 4000 meter persegi, apartemen ini bernilai kurang lebih Rp 131 miliar.

Dulu , Fried hidup serba kecukupan dan tak perlu merasakan kesusahan melakukan sesuatu. Ada pembantu yang siap melayaninya. Dia juga mengikuti berbagai kegiatan bergengsi seperti balet.

Namun mirisnya , kehidupannya berubah drastis. Fried yang wanita lulusan Boston University ini berubah 180%, menjadi tunawisma setelah kakeknya meninggal, dan ibunya menjadi depresi dan menjual warisan keluarga jutaan dolar.

Setelah ia lulus menjadi perawat dari universitas, kemudian ia menikah dengan seorang lelaki bernama Frank. Dan ternyata Frank yang merupakan seorang karyawan FBI.

Dari hasil pernikahan bersama suami pertamanya, mereka dikaruniai seorang putri bernama Giselle. Namun, suaminya pindah ke Florida dan mengambil Giselle darinya.

Ia bahkan belum melihat putrinya sejak berusia tiga tahun. Kehilangan Giselle membuatnya depresi dan menjadikannya pecandu heroin pada usia 40-an.

Setelah kematian ibunya, dia membagi warisan dengan adiknya sebanyak 3 juta dolar atau sekitar 40 miliar dengan adiknya Georgia. Friedman Foote akhirnya bertemu dengan Frank yang notabennya seorang pekerja kontruksi bangunan hingga akhirnya menikah pada tahun 2000 silam.

Mereka membeli sebuah rumah di Amityville, Long Island. Dan sungguh hal yang begitu miris dimana keduanya kehilangan rumah mereka setelah Amerika Serikat mengalami resesi.

"Kami menghambur-hamburkan uang ibuku seperti orang gila," kata Friedman Foote.