Mitos Tentang Kehamilan dan Bayi yang Cuma Ada di Indonesia

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Matikan AdBlock Kamu Untuk Fakta Unik Dunia

Masyarakat Indonesia masih banyak yang mempercayai mitos-mitos yang sudah ada sejak dulu. Seperti mitos-mitos seputar bayi dan kehamilan ini, meski kadang mitos tersebut tidak sesuai dengan bukti-bukti ilmiah, namun ternyata banyak yang masih percaya dengan mitos-mitos tersebut.

Mitos-mitos semacam ini bahkan tidak cuma dipercayai oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan saja, bahkan masyarakat perkotaan yang dikenal dengan kehidupan yang sudah modern pun terkadang masih mempercayai hal-hal seperti itu.

Lalu apa saja mitos-mitos tentang kehamilan dan bayi tersebut? berikut ini adalah daftarnya.

1. Jika Ibu Makan Pedas, Maka ASI Akan Jadi Pedas


Sesudah melahirkan, seorang ibu biasanya akan diminta untuk menghindari jenis-jenis makanan tertentu. Salah satunya adalah makanan yang pedas-pedas, karena mitos mengatakan jika sang ibu makan yang pedas-pedas maka ASI juga akan menjadi pedas.

Tentu saja itu hanya sebuah mitos saja, karena rasa ASI tidak akan terpengaruh oleh apa yang dimakan oleh sang ibu. Namun, yang ditakutkan adalah ketika ibu makan-makanan yang pedas, hal itu akan mempengaruhi kesehatan sang ibu seperti diare, sakit perut, dan sebagainya yang bisa membuat produksi asi menurun.

2. Minum Es Selama Kehamilan Bikin Bayi Jadi Besar


Para ibu pasti pernah mendengar mitos ini, bahwa minum es bisa bikin bayi jadi besar dan akhirnya susah dilahirkan. Apakah itu benar? Tidak! Minum es tidak akan membuat bayi dalam kandungan Anda membesar, kecuali jika ada menambahkan campuran sirup, gula, dan santan, yang jelas-jelas mengandung banyak kalori.

Jadi masalahnya tidak ada pada air esnya, melainkan kandungan kalori yang ditambahkan pada es tersebut. Misalnya, Anda cuma minum segelas air minum dingin, itu tentunya tidak akan membuat bayi jadi besar. Sebab, minuman itu tidak mengandung kalori sama sekali.

3. Minum Air Kelapa Bisa Mempermudah Persalinan


Mitos lain yang sering dikatakan kepada ibu hamil adalah bahwa minum air kelapa bisa memudahkan persalinan. Sayangnya, hal itu masih sekadar mitos belaka. Karena sampai sekarang, mitos itu belum dibuktikan secara medis.

Meski demikian, air kelapa memang bagus untuk ibu hamil karena kaya elektrolit. Dan seorang ibu memang membutuhkan banyak cairan selama kehamilan. Tak hanya ibu, bagi si bapak, air kelapa pun bisa bermanfaat besar.

4. Mengonsumsi Kedelai Bisa Bikin Kulit Bayi Putih


Punya bayi yang memiliki kulit putih bersih tentunya jadi dambaan banyak ibu. Karena itu, banyak dari mereka yang kemudian melakukan upaya-upaya tertentu untuk mewujudkan hal tersebut. Termasuk salah satunya adalah mengonsumsi kedelai banyak-banyak. Pasalnya, kata orang ini bisa bikin bayi memiliki kulit putih bersih.

Ya, sudah bisa ditebak ini hanyalah sebuah mitos belaka. Tak pernah ada penelitian medis yang membuktikan hal tersebut. Putih atau tidak kulit si bayi tergantung dari bagaimana gen orangtua. Kalau dari sananya memang putih, maka kemungkinan besar si bayi pun bakal serupa.

5. Wanita Hamil Tidak Boleh Potong Rambut


Beberapa orang percaya bahwa memotong rambut saat hamil bisa mendatangkan penyakit bagi janin yang dikandung. Mitos tersebut masih diyakini sampai sekarang, meskipun sangat tidak masuk akal jika dipikir dengan logika. Mitos ini juga tidak memiliki penjelasan ilmiah serta tidak terbukti secara medis.

Kesehatan janin sendiri sangat tergantung pada pola makan dan kebugaran si ibu. Jadi, potong rambut atau tidak, jika si ibu memang lalai menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, kesehatan janin pasti bisa terganggu.

Sumber: Boombastis