Sudah Dihukum Mati, Ternyata Pria Ini Tidak Bersalah

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Matikan AdBlock Kamu Untuk Fakta Unik Dunia

Seorang pria asal Tiongkok yang sudah dihukum mati sejak 21 tahun yang lalu, pada tahun 2014 ternyata pengadilan baru mengetahui kalau pria yang di eksekusi mati itu tidak bersalah.

Hal ini pun menjadi berita pilu yang menggegerkan publik Tiongkok. Nie Shubin, nama pria tersebut, adalah narapidana yang diduga melakukan pemerkosaan dan juga pembunuhan pada tahun 1995 itu dijadikan tersangka atas kejadian tersebut.

Karena tuduhan itu, dia pun dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi. Tapi ternyata, pada tahun 2014 lalu, seorang pria muncul dan mengakui jika dirinya lah yang menjadi dalang dibalik semua peristiwa itu.

'Mahkamah Agung meyakini bahwa fakta-fakta yang digunakan dalam persidangan tidak jelas dan bukti-buktinya pun tak cukup', demikian bunyi pernyataan MA China ketika menyampaikan klarifikasi di laman resmi media sosial mereka.

Nie dinyatakan bersalah atas tindak pemerkosaan dan pembunuhan atas seorang wanita yang jasadnya ditemukan tanpa busana oleh ayah korban di ladang jagung.

Saat persidangan tidak ada saksi terkait kasus tersebut. Bukti utama dalam perkara ini hanya pengakuan Nie Shubin yang dipadu dengan sejumlah barang bukti.

Namun, ada keraguan terkait kebenaran kesaksian dan pengakuan bersalah yang dia sampaikan di pengadilan dulu.

Dan kini terbukti jika Nie tidak bersalah dan hanya dipaksa untuk mengakui perbuatan yang tidak ia lakukan sama sekali.